Sabtu, 17 Mei 2008

Beberapa Tips Diterimanya Doa

Beberapa Tips Diterimanya Doa


Pada suatu hari, seorang Arab Badui bertanya kepada Nabi SAW: “Apakah Tuhan kita itu dekat, sehingga kami dapat munajat/memohon kepada-Nya, atau jauh, sehingga kami harus menyeru-Nya?” Nabi SAW terdiam, hingga turunlah surat Al-Baqarah ayat 186:



qs2_186.gif

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”



Didalam ayat disebutkan bahwa keberadaan Allah SWT adalah sangat dekat, sehingga kita semua tidak perlu untuk berteriak keras ketika memohon kepadanya. Bahkan Allah SWT lebih dekat daripada urat leher kita (Qaaf 16):

qs-qaaf-16.gif



Dalam ayat di surat Al-Baqarah diatas merupakan janji Allah SWT untuk mengabulkan doa bila kita berdoa kepadaNya. Jadi doa itu harus dilakukan secara langsung kepadanya, tidak perlu perantara mahluk Allah yang lain dalam berdoa. Yakinlah akan janji ini dan berprasangkalah yang baik bahwa doa kita akan dikabulkan. Allah SWT dalam suatu hadits qudsi pernah bersabda:
hds-prasangka.gif
“Aku mengikuti persangkaan hamba-Ku”



Jadi berprasangkalah baik bahwa Allah SWT akan mengabulkan dosa kita, niscaya Dia akan bersama dengan harapan kita. Hal lain yang perlu diperhatikan dalam berdoa adalah jangan tergesa-gesa. Rasulullah SAW pernah berkata:
hds-tergesa.gif
“Akan diterima doa siapapun yang tidak tergesa-gesa.”



Maksudnya adalah jangan cepat berkata bahwa “Allah tidak menerima doaku” setelah beberapa kali berdoa. Ada kemungkinan Allah SWT masih menunda mengabulkan doa. Kita harus bersabar sampai doa kita diterima atau Allah SWT memberikan solusi lain yang lebih baik bagi kita.



Yang menarik ayat 186 surat Al-Baqarah ini terletak diantara ayat-ayat berhubungan tentang ibadah di bulan Ramadhan. Hal ini menunjukkan bahwa didalam bulan Ramadhan kita sangat dianjurkan untuk berdoa. Bukankah orang yang berpuasa itu doanya tidak akan ditolak seperti hadits Nabi SAW tentang tiga golongan yang tidak ditolak doanya yaitu pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai dia berbuka dan orang yang didzalimi:

diambil dari http://kultum.wordpress.com/2007/10/24/beberapa-tips-diterimanya-doa/

Kamis, 21 Februari 2008

ROHIS AKATEL



Asalamualaikum wr,wb panjatkan puji dan syukur kepada allah swt yang telah memberikan taufik dan hidayahya hinga saat ini UKM rohaniawan islam akatel tetap dapat eksis dan menunjukan peranya,sumbangsihya dalam kegiatan ke rohanian di lingkungan kampus akatel
UKM Rohis akatel beranggotakan seluruh kaum muslimin yang terdaftar sebagai mahasiswa aktif di kampus terpadu akatel purwokerto.
Kegiatan yang dilakukan di bagi menjadi dua yaitu kegiatan interen dan kegiatan eksteren.
Kegiatan interen :
1. Pengajian
2. Sholad idul adha
3. Isra mi”raj nabi Muhammad saw
4. Maulid nabi Muhammad saw
5. sholad teraweh
6. buka puasa bersama
Kegiatan eksteren
1. hari raya kurban
2. sumbangan
3. baksos (baktisosial)

arti lambang rohis
kaligrafi bertuliskan allah : menandakan pujian kepada allah sebagai sang maha pencipta dan maha segalaya.
Warna putih :mengingatkan bahwa segala sesuatu harus dengan niat tulus dan iklas
Bulat hitam :menggambarkan islam membawa dari dunia yang gelap ke dunia yang terang menerang
Biru kotak di bingkai :agar dunia telekomunikasi selalu menjadi ilmu yang berman faat dengan prinsip islam